Efek Kebijakan PPNBM, Suzuki Justru Catatkan Peningkatan Penjualan yang Positif di Agustus

Jumat (17/09) lalu, Kemenkeu mengeluarkan kebijakan memperpanjang insentif PPnBM hingga Desember 2021. Kebijakan ini bertujuan mendorong tren positif penjualan mobil. Menurut data Gaikindo, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) turut berkontribusi terhadap tren positif tersebut dengan peningkatan penjualan di bulan Agustus 2021 jika dibanding bulan Juli 2021, yaitu sebesar 60% untuk wholesales dan 38% untuk retail sales. Penjualan Suzuki didominasi XL7, All New Ertiga, dan New Carry Pick Up.

PPnBM adalah pajak yang dikenakan khusus untuk barang-barang mewah kepada produsen untuk menghasilkan atau mengimpor barang dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya. Sederhananya, pajak ini disetorkan oleh produsen kepada pemerintah alias pajak langsung, karena pajak akan dibebankan kepada konsumen dalam harga jual barang tersebut. PPnBM hanya dikenakan 1 kali pada saat penyerahan atau impor barang yang tergolong mewah oleh produsen. Penyerahan pada tingkat berikutnya tidak lagi dikenai PPnBM

Menurut Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS, selain penjualan bulan Agustus yang cukup baik, Suzuki juga mencatatkan kinerja yang baik untuk periode Januari-Agustus 2021.

“Selama Januari sampai Agustus 2021 Suzuki mengalami peningkatan wholesales sebesar 51% dan retail sales 25% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Peningkatan penjualan terjadi sejak memasuki periode insentif PPnBM, yaitu di bulan Maret 2021. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah memperpanjang kembali insentif PPnBM 100%,” terang Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Dilansir dari Gaikindo, selain berdampak pada industri otomotif, insentif PPnBM juga menciptakan multiplier effect terhadap perekonomian. Seperti misalnya, adanya insentif ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat sehingga perekonomian domestik menjadi lebih aktif. Selain itu, apabila kendaraan yang menggunakan komponen-komponen lokal mendapat insentif, maka akan berdampak positif pula bagi industri komponen di Indonesia.

Karena hal tersebut, Pemerintah memperpanjang kebijakan insentif PPnBM 100% untuk kendaraan penumpang berkapasitas mesin hingga 1.500 cc, insentif PPnBM 50% untuk kendaraan penumpang 4x2 berkapasitas mesin lebih dari 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc, serta insentif PPnBM 25% untuk kendaraan penumpang 4x4 berkapasitas mesin lebih dari 1.400 cc hingga 2.500 cc.

Pada bulan Agustus, XL7 sebagai T+yang mendapat insentif PPnBM 100% mengalami peningkatan sebesar 103% untuk wholesales  dan 33% untuk retail sales, jika dibandingkan dengan Juli 2021. Begitupun dengan All New Ertiga yang juga mendapat insentif PPnBM 100%. Wholesales mobil kebanggaan keluarga Indonesia tersebut naik 174% untuk periode yang sama. Sedangkan untuk retail sales naik 60%. Di luar produk yang mendapat insentif PPnBM, penjualan New Carry Pick Up naik 51% untuk wholesales dan 40% untuk retail sales.

“Perpanjangan kembali insentif PPnBM 100% kami harap memberikan dampak positif bagi industri otomotif. Bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan Suzuki, di momen perpanjangan insentif PPnBM 100% ini kami juga menghadirkan beragam promosi dan program penjualan yang menarik,” pungkas Donny.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!