GP Jerez 2020 : Pertahanan Kokoh dari Rossi 

Di seri kedua ini praktis menjadi milik Yamaha. Karena Fabio Quartararo (Yamaha Petronas SRT) dan dynamic duo Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Monster Yamaha) meraih podium. 
"Saya begitu senang,karena sudah lama sekali, dan datang dari periode yang amat buruk, hasil yang buruk. Kembali ke podium hari ini bagi saya  bukan seperti meraih kemenangan tetapi mirip" terang Rossi diiringi tawa yang cerah. 
Ini  adalah podium pertama Rossi pasca terakhir kali di seri AS tahun lalu. Pencapaian ini melengkapi catatan menjadi 235 kali naik podium sepanjang karier di kelas puncak. Rossi dapat kembali merasakan podium setelah bertahan habis-habisan dari tekanan rekan setimnya, Vinales. 
Semua berawal dari start yang bagus, hingga menempati posisi ketiga di belakang Vinales dan Quartararo yang memimpin. Rossi mampu mendahului Vinales di lap pertama akibat kesalahan rekan setimnya yang memaksa mendahui Quartararo sehingga melebar di tikungan. Rossi terus berada dalam tekanan dari Vinales yang berjuang mengambil alih posisi supaya bisa mengejar Quartararo yang semakin menjauh. 
Vinales lebih cepat dibandingkan dengan Rossi, tapi dia tidak bisa mendahului pembalap berusia 41 tahun ini. Berulang kali dia menekan dan nyaris mendahului, namun Rossi mampu menutup celah tersebut. Bahkan saat menikung lambat pun, Vinales tidak memiliki ruang untuk mendahului. Inilah momentum kunci pencapaian Rossi. Jika dia bisa dilewati Vinales, dua pembalap Pramac Ducati di belakang mereka, Jack Miller dan Francesco Bagnaia juga akan mendahuluinya. 
Seni bertahan yang diunjukkan oleh Rossi kembali diuji oleh Vinales dalam lima lap terakhir. Vinales kembali mendapatkan momentum setelah Bagnaia yang berada di urutan ketiga mengalami kerusakan mesin. Sedangkan pembalap yang menekan Vinales yaitu Morbidelli juga mengalami kerusakan mesin. Momentum ini dimaksimalkan oleh Vinales di lap akhir dan akhirnya menjadi runner up.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!