Moto 2 2019 : Dimas Ekky Siap Beradaptasi


Dari situs astra-honda.com, Dimas menyatakan berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bekerja keras dan mendukungnya sepanjang musim 2018. “Saya sangat tidak sabar beradaptasi dengan babak baru di Moto2 World Championship dan mempersembahkan kebanggaan yang lebih tinggi lagi di tanah air” terang Dimas.
Pembalap asal Depok, Jawa Barat itu sebenarnya sudah mencicipi balapan Moto2 di GP Malaysia pada 2017 saat menggantikan Jorge Navarro (Federal Oil Gresini Moto2) da nsebagai pembalap wild card pada GP Catalunya 2018. Di Catalunya, Dimas mampu finis di urutan ke 24, sedangkan ketika di Malaysia bertengger di urutan ke 23. Hasil di kedua putaran itu tidak terpaut jauh dari hasil tes Dimas di Jerez.
Akan tetapi musim 2019 menghadirkan tantangan yang amat berbeda dengan musim sebelumnya. Salah satunya adalah penggunaan mesin anyar keluaran Triumph. Hal ini mmebuat para teknisi tim-tim Moto2 masih meraba seperti apa kinerjanya seperti apa.
Oleh karena itulah pada musim penuh pertamanya di Moto2 ini, Dimas akan terbilang cukup berhasil bila mampu berada di posisi 15 hingga 20 besar. Realistis tapi bukan juga mudah untuk dicapai.
Dimas yang dibina oleh pabrikan Honda di Indonesia dapat meniru apa yang dilakukan Marc Marquez ketika beradaptasi dengan motornya. Marquez selalu berusaha mengenali batas kemampuan motor dan dirinya sendiri pada sesi latihan walau harus dibayar mahal dengan jatuh berulang kali dari motor. Cerdiknya, Marquez tidak sampai mengalami cidera parah. Ketika Race Dimas tidak boleh sampai terjatuh dan di setiap race mengusahakan menuai poin secara konsisten.

 

 

 

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!