Suryanation MotorLand 2017 : Iconic Bike Grup A Hadir Terlebih Dulu

Mengandalkan moge asal daratan Eropa, tepatnya di Italia yaitu Moto Guzzi V7 II Stone memang menjadi tantangan tersendiri bagi tim di Grup A. Motor ini dibangun oleh Achmad Setya Dharma (pemenang SuryaNation MotorLand Medan) dan Dian Tito (pemenang SuryaNation MotorLand Palembang).
Keduanya dimentori oleh salah satu juri SuryaNation MotorLand 2017 yaitu Bimo Hendrawan dari Bimo Custombike, Jakarta. Ada pepatah dari Barat yang mengatakan Two Head Are Better Than One, artinya dua kepala (pemikiran,red) lebih baik dari satu. Ternyata ini tidak berlaku. Tentu ego masing-masing terkemuka, Achmad menginginkan untuk menjadikan iconic bike ini menjadi chopper, sedangkan Dian berkeinginan untuk menjadikan Moto Guzzi ini ala cafe racer.

Bimo disini sama sekali tidak terlibat dalam pengerjaan melainkan membantu untuk membuat solusi. “Dengan waktu hanya 40 hari kemudian dengan budget yang terbatas apakah memungkinkan?” tandasnya.  Akhirnya dirembug ulang, dan membutuhkan waktu 2 jam diskusi alot namun berakhir manis.

Moto Guzzi memang berbeda dengan motor besar yang umumnya ada di Indonesia yang kebanyakan motor Jepang. Seperti throttle body yang terletak di bawah tempat duduk yang menjadi kendala untuk mewujudkan motor ini dalam bentuk chopper, berlanjut dengan penggantian suspensi belakang yang semula stereo alias ganda menjadi monosok. Meski bukan hal yang mustahil namun berpikir realistis adalah keputusan yang bijak. “Dibalik swing arm terdapat penggerak gardan dan ini menjadi PR tersendiri bila dijadikan monosok” tandas Bimo.

Akhirnya, fokus pada hal lain yang sekiranya memungkinkan untuk diubah. Pemasangan full fairing gaya Jepang jaman dulu dengan estetika tersendiri yaitu memberikan tonjolan untuk ruang area depot pacu dilengkapi kawat kasa membuatnya sedap dipandang. Terlebih lagi, perpaduan dua warna merah yang berbeda dengan aksen emas. Detailing lainnya tentu brand SuryaNation MotorLand yang ditampilkan.

Oh ya. Dapat bocoran, motor ini tidak semata jadi iconic bike tapi bakal diikutkan pada kontes modifikasi skala dunia. Dan dari yang sudah ada sepertinya masih banyak yang bisa diekspos dan dimodifikasi untuk motor ini.

 

 

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!