KustomFest 2017  :Lucky Draw Bernama Ojo Dumeh

Tradisi festival Kustom Kulture terbesar di Indonesia yaitu KustomFest yaitu memberikan hadiah lucky draw bagi pengunjung, hadiah memang hanya satu. Karena hanya satu menjadikannya spesial. Bila sebelumnya motor yang digarap Retro Classic Cycle pelbagai aliran kustom sepedamotor hingga mobil hot rod. Maka kali ini hadiahnya dalam bentuk trike alias motor beroda tiga.

Ojo Dumeh, demikian nama Trike ini. Karena Lulut mengambil nasehat bijak Kiai Semar yaitu Ojo Dumeh yang artinya Jangan Sombong. “Motor ini benar-benar dibangun dari nol” tukas Lulut Wahyudi sang owner Retro Classic Cycle (RCC). Dengan konsep trike era 70an, Ojo Dumeh mempergunakan konstruksi motor chopper di haluan sedangkan buritan independent rear suspension mobil Porsche. Untuk joknya sendiri ala King and Queen ala Old School Chopper. Suspensi depan fork springer dikombinasikan dengan pelek dengan diameter 21 inci dan dibalut karet bundar Avon Speedmaster. Suspensi belakang dikalim mampu membagi tenaga yang dihasilkan untuk kedua roda belakang, suspensi akan membentuk radius putar yang efektifkala membelok sehingga motor tetap stabil untuk dikendarai.

Sebagaimana motor ataupun mobil yang dijadikan lucky draw maka wajib nyala dan dapat dikendarai dengan normal. Lulut pun mempercayakan pada Yayack sebagai joki dan performanya memang mengagumkan.

Untuk depot pacu mengandalkan Harley-Davidson Buell 1200 cc. Lulut dengan muka serius berkomentar, “Bayangkan ketika Anda memutar throttle gas di motor ini dengan kecepatan tinggi melewati jalan yang mulus, sudah pasti Anda akan merasa menjadi raja jalanan dan seketika menjadi pusat perhatian orang”
 

Jangan heran bila ada logo SuryaNation Motorland tersemat pada motor ini, pasalnya motor ini disponsori oleh perusahaan rokok asal Kediri ini. Ari Kusumo Wibowo selaku Brand Manager berkomentar, “Kami sangat gembira dapat kembali ambil bagian berkolaborasi dalam even besar pencinta kustom kultur Indonesia bahkan dunia. Visi dan misi kami sama dengan KustomFest yaitu membawa Indonesia lebih dikenal di dunia kustom. Karena itulah kami bilang kami harus bekerjasama dengan even ini”

Untuk finishing pengecatan dikerjakan oleh Danny Hacka, pintstriper asal Solo, Jawa Tengah sedangkan David Rock Stone bertugas memberikan detail ukiran pada area depot pacu. Pria asal Mojokerto, Jawa Timur ini menggarapnya malam-malam demi mengejar target display penonton.

(Foto : KustomFest for motormodif.id)

 

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!