Mumule Coffee : Tempat Nongkrong Asyik Buat Komunitas

Bagi warga Bogor geliat motor kustom memang serba tanggung. Pasalnya berada diantara Kota Bandung yang sudah lebih mendarah daging kemudian juga dekat dengan Jakarta yang merupakan ibukota Republik Indonesia yang seakan jadi barometer motor kustom tanah air.

Meskipun demikian, masih ada keinginan urang Bogor untuk menghidupkan daerahnya sebagaimana kota lain. Salah satunya adalah membangun tempat yang asyik buat nongkrong. Mumule Coffee.

“Mumule adalah bahasa Sunda yang artinya memelihara, intinya kami ingin memelihara tradisi yang sudah ada. Memelihara silaturahim, memelihara keakraban, diantaranya dengan ngopi. Kopi yang kami racik diambil dari kaki Gunung Puntang yang berada di Garut, Jawa Barat” terang Yoga Dewantara (31 tahun) sebagai salah satu penggagas Mumule Coffee.

Sekedar informasi, setahun lalu tepatnya 14 – 17 April 2016 kopi dari Gunung Puntang menjdi juara dalam Specialty Coffee Association of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat. Secara keseluruhan kopi asal Jawa Barat ini mengantongi enam predikat juara di pameran ini.

“Segmentasi yang dibidik oleh kami adalah komunitas. Diantaranya komunitas fixed gear (sepeda), motor kustom dan pengguna Vespa.Selain itu, karena kami berada di lingkungan STIE Dewantara (juga ada SD, SMP, SMA ,red) kami juga membidik mereka. Maka dari itu, harganya relatif bersahabat” imbuh pria yang baru saja menyelesaikan pendidikan Master jurusan Manajemen di Nagoya, Jepang ini.

Mumule Coffee tidak hanya sekedar tempat ngopi ataupun nongkrong. “Jogjakarta memiliki KustomFest, Bandung punya BBQ Ride, Solo ada BurnOut, begitu pula Bali yang ada Kustom War. Bogor saya amati belum ada maka dari sinilah nantinya akan ada acara yang didedikasikan bagi pencinta kustom sebagaimana tempat lain. Pastinya selain motor kustom akan ada mobil Hot Rod, VW, dan banyak lagi lainnya”

Selain itu, di sini juga akan menjadi ajang eksibisi bagi seniman untuk menunjukan hasil karyanya ataupun mendemokan proses berkaryanya. Jadi para peminat ataupun orang biasa sekalipun dapat melihat caranya menuangkan cipta, rasa dan karsa nya.

Bambang Priambodo (45 tahun) penggagas lain urun bicara, “Intinya Mumule Coffee adalah tempat untuk kreativitas. Nantinya kedepannya kami setiap Minggu akan bekerjasama dengan Event Organizer (EO) untuk menggelar workshop segala macam; nantinya para ibu-ibu, anak muda akan ada acara di sini. Anak muda sekarang luar biasa. Luar biasa sekali, mereka punya kreatifitas, energi yang cukup besar dan Insya Allah bisa menjadi ditampung di sini. Itu tujuannya. Mudah-mudahan kedepan tetap menjaga silaturahim.”

Karena namanya tempat ngopi, tentu ada rencana membuat kompetisi antara Barista (peracik kopi) yang ada di Kota Bogor dan sekitarnya.

Direncanakan lingkungan seputar Mumule Coffee dengan luas kurang lebih dua hektar akan dimaksimalkan guna mencapai tujuan yang diinginkan.  Selain itu, akan ada Sunday Coffee Riding setiap tahunnya, yaitu berkendara bersama-sama mengitari Bogor di hari Minggu yang kemudian dilanjutkan dengan ngopi bareng.

Instagram @mumulecoffee

 

 

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!