ARRC 2018 : SAC Resmi Tidak Beroperasi Lagi  

Dengan berat hati diumumkan bahwa Suzuki Asian Challenge (SAC) akan berakhir setelah 3 tahun berjalan di kejuaraan FIM Asia Road Race Championship (ARRC).

Yukio Kagayama, Head of Operation SAC

“Saya telah terlibat merencanakan dan menjalankan SAC selama 3 tahun terakhir. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Suzuki, APM Suzuki setempat, Dunlop, sponsor kami, semua pembalap dan para mekanik dan staf tim kami yang membantuku menjadikan SAC sebagai gelaran yang sukses. Pada kesempatan ini saya ini mengucapkan terima kasih khusus kepada Ron Hogg dan seluruh stafnya di ARRC saat ini.

Setelah berdiskusi, keputusan telah dibuat untuk menghentikan SAC. Saya senang melihat para pembalap berkembang signifikan bersama mekanik mereka begitu pula staf kami. Semua pembalap yang berpartisipasi di SAC menunjukan perkembangan mereka. Saya berharap mereka semua berlanjut untuk menjadi pembalap yang lebih baik, dan berharap balap dengan mereka bersama dalam Kejuaraan Dunia dalam waktu mendatang. “


Suzuki Asian Challenge (SAC)
Suzuki dan Yukio Kagayama di musim 2015 bekerjasama membuat SAC, sebuah program pengembangan pembalap belia Asia untuk menjadi yang mampu berkompetisi di kejuaraan dunia di maa mendatang. Dalam tiga tahun perhelatan, terdapat tiga motor yang berbeda yaitu Suzuki Satria F150 (KARBURATOR) di 2015, Suzuki Satria F150FI (non KARBURATOR) di 2016, kemudian Suzuki GSX-R150 (non KARBURATOR) di 2017.

45 pembalap dari 11 negara yang berbeda berpartisipasi selama 3 tahun berjalan. Andreas Gunawan (Indonesia) menjadi juara perdana di 2015, diikuti oleh pembalap Indonesia lainnya di 2016 yaitu Jefri Tosema. Punchana Kulrojchalalai dari Thailand menjadi juara pamungkas di 2017. Dengan dihapusnya SAC dari ARRC 2018 maka balap tertinggi di level Asia benar-benar tanpa ada motor Suzuki yang balap secara reguler.

 

 

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!