Suzuki Thunder 250 2000 (Madiun) : Ketika Surga dan Neraka Berpadu  

Suzuki Thunder 250 memang sudah lama discontinue, meskipun demikian motor ini diburu karena cocok menjadi ‘bahan’. Dari sononya memiliki dimensi yang gambot dari sisi depot pacu. Selain itu memiliki roh motor klasik yang begitu kental.

Heaven n Hell demikan julukan yang disematkan pada motor ini, merupakan kolaborasi dua bengkel modifikasi yaitu 73 Custom (Madiun) dan Razzle Dazzle (Bandung). Donny tentu saja tidak ingin tampil biasa-biasa saja. Perhatikan saja keberaniannya membalik posisi mesin !  Dibutuhkan kecermatan ekstra untuk menggarapnya agar mesin tetap berjalan sebagaimana biasa. Garapan 73 Custom dikenal dengan konsep pro arm (baik depan maupun belakang) yaitu kaki pincang namun dijamin stabil.

“Menurut saya ciri khas ini memang harus dipertahankan” ujar Donny. Sistem penerus roda belakang  memakai sistem belt. Karena dianggap lebih kental unsur modifikasinya dibandingkan dengan rantai konvensional.

Pengabut bahan bakar KARBURATOR standar digantikan dengan Koso 30 mm. Kesan resik namun fungsional memang kental di motor modif ini. Donny sempat bingung dengan penempatan aki, CDI, segala macam yang dibutuhkan akan tetapi enggan terlihat.

Cerdiknya, pemilik 73 Motor ini menempatkan di bagian bawah mesin yang tertutup dengan cover engine.

Rangka utama mengandalkan pipa 11/4” sedangkan sub frame mempergunakan pipa ¾”. Garpu depan board trackers di sebelah kiri dengan ulir suspensi tersembunyi. Lengan ayun kidal dengan suspensi di tengah alias monosok. Memiliki sudut rake 38.

Untu kaki-kaki memang membuat berdecak kagum, Donny memang sengaja membuat wheelbase (jarak antar sumbu,red) lebih panjang. Untuk pelek depan 2.15 x 18" yang dibekap karet bundar Avon Road 90/90 – 18. Sedangkan buritan ekstra lebar 180/60 – 16 dari Shinko R747. Untuk jari-jari mempergunakan ukuran besar, Mammoth 36 dari Razzle Dazzle. Untuk detailing garapan Indra ‘Bluesman’ Pranajaya memang tidak ada duanya. Top markotop.  

Cakram depan menggamit milik DNA dengan kaliper RRGS sedangkan belakang ? tidak akan ditemui cakram karena memanfaatkan pulley sebagai bagian yang dicengkram kaliper! Kaliper memakai GMA.

Tangki bahan bakar, Donny percaya diri menggarapnya. Akan tetapi untuk finishing di detail, kembali Indra membuatnya lebih indah sebagaimana yang terdahulu. Kepiawaiannya memainkan metal flake dengan baluran warna biru laut. Begitu pula engraving dan molding. Jok kulit sendiri sengaja diorder ke Bandung, spesialis seatmaker, Buretos.

Baik lampu depan maupun lampu belakang dari Crime Scene Choppers. Razzle Dazzle berkontribusi pula pada Gas cap, hand grip, dan hand control.

(FOTO : ISTIMEWA)

73 Custom 
Jln. Cokroaminoto 86, Madiun
Telephone:        (0351) 463205

Razzle Dazzle  Chopper Works
Jln. Cibeunying Kolot III no. 38 (Cibeunying Kolot - Sadang Serang)
Bandung  40133

 

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

atau register dulu untuk ngasih komentar!